Cara kerja Printer Laser

Posted on March 10, 2011

0


Cara kerja Printer Laser

  • · Drum photoreceptor yang merupakan inti dari peranti ini diberi muatan listrik positif oleh kabel corono. Drun ini terbuat dari bahan fotokonduktif yang mudah termuati listrik stastis dan muatan tersebut dapat hilang terpengaruh oleh cahaya.
  • · Komputer mengendalikan sinar laser yang sangat presisi untuk membuat muatan listrik pada drum photoreceptor menadi negaif di tempat – tempat tertentu.
  • · Muatan listrik pada drum photorecertor tersebut kemudian didekatkan dengan toner, melalui developer toner yang telah diberi muatan positif. Karena bermuatan positif, maka bubuk toner hanya akan melekat pada bagian “tulisan“ yang bermuatan negatif saja.
  • · Bubuk toner kemudian dipindahkan ke kertas yang melewatinya, karena kertas telah diberi muatan negatif yang lebih besar dari pada drum photoreceptor. Pemberian muatan listrik pada kertas dilakukan oleh kabel – kabel corono ( atau roller ) di bawahnya.
  • · Kertas kemudian dilewatkan pada fuser. Fuser akan memanasi kertas sedemikian rupa sehingga bubuk toner meleleh dan melekat erat pada kertas.
  • · Permukaan drum photoreceptor yang telah menempelkan bubuk toner pada kertas, kemudian dihilangkan muatan listriknya dengan cara dilewatkan pada lampu discharge.

Tabel II.2 Perbandingan Printer Laser, Ink-Jet, dan Thermal.

Jenis Keuntungan Kelemahan Kecepatan
Laser a. Tak berisik

b. Kualitas bagus

c. Dapat mencetak teks dan gambar

d. Kecepatan tinggi

a. Harga mahal, terutama untuk warna 4 – 25

Halaman/ menit

Ink-jet a. Tak berisik

b. Dapat mencetak teks dan grafik

c. Relatif lebih murah

d. Cepat

a. Relatif lebih lambat

b. Jumlah dot per inci lebih sedikit

1 – 4

Halaman/ menit

Thermal b. Tak berisik

c. Kualitas warna sangat tinggi

a. Kertas khusus

b. Pelan

4 – 5

Halaman/ manit

  1. Printer Multifungsi

Printer Multifungsi adalah Jenis printer yang memiliki berbagi fungsi lainnya, misalnya memiliki kemampuan sebagai mesin fotocopy, berfungsi sebagai scanner, dan bahkan kadang – kadang sebagai mesin fax. Printer Jenis ini memang lebih menghemat biaya dan tempat dibandigkan dengan membeli mesin – mesin dengan

kemampuan tunggal. Namun, kelemahan printer multifungsi, yakni bila mesin ini rusak maka berbagai fungsi –fungsi tadi manjadi tak ada yang dapat bekerja.

Posted in: Artikel